Loading your location

Review Alita Battle Angel: Perjuangan Seorang Cyborg Perempuan Mengubah Dunia

By Ekowi04 Februari 2019

Salah satu film paling dinanti tahun ini, Alita: Battle Angel, akhirnya siap tayang mulai besok (5/2) di seluruh bioskop Indonesia. Setidaknya ada dua alasan utama mengapa layar lebar ini sangat ditunggu-tunggu. Pertama, lantaran diproduseri dan ditulis oleh legenda hidup perfilman Hollywood, James Cameron. Kedua, menjanjikan pengalaman sinematik dengan kualitas visual tingkat tinggi.

Dan ternyata, dua alasan tersebut benar adanya. Film yang diadaptasi dari manga berjudul Battle Angel Alita ini menyajikan sebuah tontonan yang dijamin bakal memanjakan mata Anda dari awal sampai akhir. Mulai dari penampakan para cyborg (termasuk Alita) hingga rekaan Iron City di abad ke-25 yang terasa begitu nyata. Cameron dan sang sutradara Robert Rodriguez betul-betul membawa Anda ke dunia berbeda.

Suguhan action-nya pun amat menarik untuk disaksikan. Terutama ketika Alita (Rosa Salazar) yang diasuh oleh dr. Ido (Christoph Waltz), mulai menemukan bahwa dirinya ternyata bukan cyborg biasa, tetapi ahli bertarung serta bertempur. Di titik ini, Anda akan mulai disuguhkan duel satu lawan satu yang tidak hanya seru, tetapi juga menegangkan, terutama saat Alita harus melawan cyborg besar, Grewishka (Jackie Earle Haley).

Terlebih semua adegan action tersebut dibalut dengan Computer-generated imagery (CGI) yang membuatnya terasa amat nyata. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk sobat nonton menyaksikan Alita: Battle Angel di layar 3D dan IMAX untuk merasakan pengalaman menonton yang maksimal.

Konflik semakin meruncing setelah diketahui bahwa Alita ternyata juga bukan cyborg sembarangan, yang memiliki teknologi mutakhir yang hilang 300 tahun silam. Kondisi ini ternyata membuat para petinggi kota elit yang mengapung di atas (Zalem) Iron City ketar-ketir. Kemunculan sang cyborg perempuan telah membangkitkan kembali ancaman laten yang mengusik mereka ratusan tahun yang lalu.

Kisah asmara Alita dan seorang manusia bernama Hugo juga menjadi daya tarik tersendiri. Selain sangat menggemaskan, cerita keduanya menjadi faktor kunci yang membangkitkan memori Alita yang hilang. Pertemuannya dengan Hugo telah mengingatkan kembali tujuan awal ia diciptakan - yakni melakukan perlawanan terhadap Zalem - serta jatuh cinta dengan motorball, olahraga yang bakal menyuguhkan action yang tak kalah menarik.

Kalaupun ada kekurangan, menurut penulis, film ini memiliki beberapa adegan yang terasa kepanjangan atau tidak perlu. Namun begitu, hal tersebut bisa tertutupi dengan berbagai scene action yang sangat menghibur dan kualitas gambar yang mumpuni dan spektakuler.

Siapa sebenarnya Alita? Apa yang ditakutkan para petinggi dunia atas Iron City darinya? Olahraga seperti apa Motorball tersebut? Temukan semua jawabannya dalam Alita: Battle Angel mulai 5 Januari 2019. Jangan lupa cek jadwal tayangnya di sini ya!

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

Loading...

NOW PLAYING

THE MAN FROM THE SEA (LAUT)
SATU SURO
TEMBANG LINGSIR
THE KNIGHT OF SHADOWS: BETWEEN YIN AND YANG

COMING SOON

BEL CANTO
A PRIVATE WAR
AVENGERS: ENDGAME
BUMI MANUSIA