Loading your location

Review Brightburn: Ada Superman Versi Jahat?

By Ekowi14 Mei 2019

Apakah semua makhluk yang jatuh dari langit bakal selalu menjadi Clark Kent alias Superman? Itu tidak berlaku dalam karya terbaru David Yarovesky berjudul Brightburn. Film produksi Columbia Pictures dan Sony ini justru membuktikan fenomena yang bertolak belakang. Tak selamanya hal tersebut akan membawa kebaikan.

Brightburn berkisah tentang pasangan suami istri, Kyle Breyer (David Denman) dan Tori Breyer (Elizabeth Banks), yang sulit memiliki keturunan. Di suatu malam, kondisi tersebut berubah 180 derajat ketika keduanya menemukan bayi laki-laki di hutan, tepat setelah sebuah peristiwa ganjil terjadi di dekat rumah mereka.

Tanpa pikir panjang, Kyle dan Tori memutuskan untuk merawat bayi itu, dan menyebutnya sebagai berkah dari langit. Mereka menamakannya Brandon. Anak laki-laki itu tumbuh menjadi remaja yang cerdas dan berperangai baik di sekolahnya. Hingga suatu ketika ia tiba-tiba tidur berjalan (sleepwalking) ke gudang milik ayahnya.

Mulai dari situ, Brandon memiliki perilaku aneh yang berpotensi sangat mematikan. Ia seperti berubah menjadi pribadi yang berbeda, mulai dari menggambar hal-hal yang ganjil hingga mempunyai kekuatan yang luar biasa, melebihi manusia. Saat itu pulalah akhirnya Kyle dan Tori sadar kalau anak yang mereka adopsi itu bukan manusia.

Film yang naskahnya ditulis Mark Gunn dan Brian Gunn itu terbilang memiliki cerita yang sangat menarik. Meski sedikit mirip dengan kisah Clark Kent (Superman), namun Brightbutn mempunya gaya bercerita dan output yang sangat bertolak belakang. Menurut penulis, film ini seperti menampilkan Superman versi jahat.

Pasalnya, alih-alih menggunakan kekuatannya untuk kebaikan, Brandon justru memanfaatkannya guna melakukan apa saja yang ia suka, dan cenderung membahayakan orang lain, tak terkecuali keluarganya. Ia benar-benar versi 180 derajat dari Clark Kent. Kekuatan yang dimilikinya pun tak berbeda dengan Superman alias sangat mirip.

Dan menariknya, meski menjadikan tokoh remaja sebagai karakter utamanya, Brigtburn masuk kategori film 17+. Pasalnya, layar lebar ini memiliki cukup banyak adegan yang terbilang sadis dan vulgar, atau dikenal dengan istilah Gore. Terlebih hal tersebut dilakukan oleh Brandon yang terbilang masih di bawah umur.

Jadi, ketika menonton film ini, sobat harus bijak dalam memilih siapa yang bakal diajak untuk menontonnya. Boleh jadi ada sebagian orang yang mungkin tidak senang dengan ide menjadikan remaja sebagai antagonis yang sadis dan kejam.

Siapa sebenarnya Brandon? Dari mana ia sesungguhnya berasal? Apa yang dilakukan Kyle dan Tori ketika anaknya berubah menjadi jahat? Temukan semua jawabannya dalam film Brightburn yang sedang tayang di seluruh bioskop Indonesia. Sobat nonton bisa cek jadwal tayangnya di sini ya! Happy watching.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

Loading...

NOW PLAYING

PM NARENDRA MODI
NGABUBURIT: MENCARI HILAL
PARIBAN: IDOLA DARI TANAH JAWA
BILAL: A NEW BREED OF HERO

COMING SOON

DRAGGED ACROSS CONCRETE
TERRA WILLY
GHOST WRITER
RADIUS