Loading your location

Review Crawl: Kisah Tentang Bencana Alam dan Aligator

By Ekowi14 Juli 2019

Film tentang bencana yang dikombinasikan dengan kemunculan hewan buas besar seperti Buaya, Hiu, dan Anaconda sejatinya sudah banyak versinya. Konsep inilah yang coba kembali ditawarkan produksi terbaru Paramount Pictures berjudul Crawl yang naskahnya ditulis oleh dua bersaudara, Michael Rasmussen serta Shawn Rasmussen.

Arahan sutradara Alexandre Aja ini mungkin akan terlihat seperti film-film murahan kelas B yang biasanya dianak- tirikan, diselipkan paling bawah atau dijauhkan dalam rak koleksi dvd-dvd atau bluray favorit, dilupakan, berdebu, dan berjamur. Kesan seperti itulah yang ditinggalkan ketika melihat tampilan luar film.

Menariknya, film ini ternyata menyimpan kejutan menarik dalam kemasannya yang tidak terlalu mewah, namun sukses menampar bolak-balik ekspektasi penonton yang sedari awal memang sengaja direndahkan. Bahkan, jika menonton dengan ekspektasi tinggi, Crawl tetap akan berhasil membuktikan harapan tersebut.

Alexandre Aja acap kali disebut sebagai sutradara spesialis remake film horor. Ia sukses mendaur ulang film klasik, The Hills Have Eyes (1977), lalu layar lebar Korea Selatan, Into The Mirrors, dengan judul baru, Mirrors (2008), hingga dia berhasil menghidupkan kembali teror horor bawah air yang dipopulerkan oleh Jaws lewat Piranha 3D (2010).

Kali ini, Aja kembali dengan monster pembunuh baru, sang reptil terganas, yaitu Aligator. Pasca Horns (2013) dan The 9th Life of Louis Drax (2016), yang tampil kurang impresif, Crawl seperti tiket Alexandre Aja untuk kembali duduk di deretan sutradara horor yang patut diperhitungkan dan ditunggu karya-karyanya.

Crawl seperti mengembalikan kejutan yang diberikan Aja pada adegan bathtub yang mengerikan dalam Mirrors (2008), menambahkan berkali-lipat ketakutan yang berasal dari teror orang-orang pesakitan-mutasi-nuklir dalam The Hills Have Eyes (2006), serta pesta ikan piranha dalam melahap mangsa-mangsanya dalam "Piranha 3D".

Tidak cukup sampai di situ, Aja seperti meraciknya menjadi satu kesatuan yang dibumbui dengan manusia yang memiliki phobia terhadap air. Lalu hasilnya ditempatkan dalam sebuah loyang bertuliskan "Alexandre Aja berhasil membuat film Deep Blue Sea dan Lake Placid versi baru". Apakah hal tersebut berlebihan? Tentu saja tidak.

Pasalnya, film ini memiliki hiburan yang lebih 'berlebihan' dari deskripsi tersebut. Hiburan yang benar-benar memanjakan adrenalin dan menyegarkan mata para groupies horor. Beruntung kesadisan di film ini tak banyak terusik oleh gunting sensor dan sepertinya memang tidak dikurangi sama sekali.

Mulai dari daging yang tercabik-cabik, tulang yang patah, tubuh-tubuh manusia yang terpisah, belum lagi bergalon- galon darah yang ditampilkan di layar, adalah hidangan lezat yang akan ditawarkan oleh Alexandre Aja. Aligator- aligator tersebut memang tahu bagaimana menghibur penontonnya.

Setiap gigitannya patut disambut dengan teriakan, setiap manusia yang dihabisi akan membuat penonton ketagihan untuk meminta lebih. Aja seperti mengajak kita menaiki speedboat dengan kecepatan tinggi, dengan tempo ketegangan yang diatur sangat baik. Sobat nonton seperti tidak ingin berhenti walaupun tingkat kesadisannya terus bertambah.

Dari segi akting, sosok Haley Keller yang diperankan oleh Kaya Scodelario tampil gemilang menjadi heroine yang dengan berani menantang aligator-aligator pembunuh ini. Barry Pepper yang menjadi karakter ayahnya juga tak kalah keren. Ia bertindak sebagai penyemangat bagi putrinya untuk terus berani melawan makhlus buas tersebut.

Crawl sejatinya merupakan thriller sederhana yang sangat mudah untuk dinikmati lantaran Aja mengemasnya untuk tidak dipaksakan menjadi film yang terlalu ambisius. Ia sukses membuat layar lebar ini sederhana, namun tetap berkelas. Sobat nonton pun tidak akan kesulitan dalam mencerna suguhan berdurasi 87 menit itu.

Sobat nonton hanya tinggal duduk tenang, menonton, dan menikmati perjalanan yang bagai wahana rollercoaster yang tanpa henti ini. Penasaran dengan kisah selengkapnya? Saksikan Crawl yang sedang tayang di seluruh bioskop Indonesia. Jangan lupa cek jadwal tayagnya di sini ya!

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

Loading...

NOW PLAYING

ASTERIX: THE SECRET OF THE MAGIC POTION
ESCAPE PLAN: THE EXTRACTORS
BATLA HOUSE
CRAYON SHINCHAN: DANGEROUS HONEYMOON  - THE LOST DADDY

COMING SOON

BALI: BEATS OF PARADISE
PRETTY BOYS
AD ASTRA
TRADING PAINT