Loading your location

Review Doctor Sleep: Ketika Anak-Anak Indigo Diburu

By Ekowi06 November 2019

Petualangan anak indigo, Danny Torrance (Ewan McGregor), dari The Shining (1980) kembali berlanjut dalam film Doctor Sleep. Setelah peristiwa mengerikan di Hotel Overlook, Dan berjuang untuk menemukan kedamaian. Namun ironisnya, ketika kondisinya mulai membaik, terutama saat tak lagi menjadi alkoholik, ia justru bersinggungan dengan Abra (Kyliegh Curran), gadis pemberani yang memiliki kekuatan lebih hebat ketimbang dirinya.

Abra ingin meminta bantuan Dan untuk melawan sekte jahat bernama The True Knot. Dipimpin oleh Rose the Hat (Rebecca Ferguson), mereka memburu anak-anak indigo untuk dihisap "uapnya". Dengan begitu, para anggota kelompok tersebut bisa hidup lebih lama dari manusia kebanyakan. Danny awalnya menolak karena menilai upaya itu terlalu berbahaya. Namun, tak tega melihat Abra berjuang sendirian, ia akhirnya ikut membantu.

Kisah di atas tersaji dalam karya terbaru Mike Flanagan berjudul Doctor Sleep. Diadaptasi dari salah satu novel seram Stephen King, layar lebar ini bisa dikatakan memenuhi semua unsur untuk dikategorikan sebagai film horor yang baik. Mulai dari ceritanya, akting para pemainnya, temponya, tone-nya, lokasi serta setting yang digunakan, hingga music scoring yang membuat nuasa horornya begitu terasa seram dan mencekam.

Salah satu hal yang layak pula dipuji adalah gaya berceritanya yang unik. Tempo Doctor Sleep harus diakui memang terasa cukup lambat. Tapi menurut penulis, Flanagan sukses membuat orang-orang yang menontonnya tetap duduk setia dan sabar mengikuti alur kisahnya yang disusun rapi dengan runutan yang tidak membingungkan. Inilah yang juga membuat film ini terasa enak untuk ditonton, meski berdurasi 2 jam 31 menit. Sobat nonton dijamin tidak akan bosan.

Selain itu, hal lain yang juga menarik adalah untuk ukuran horor, Doctor Sleep tidak mengandalkan banyaknya penampakan atau jump scare layaknya film-film lain di genre-nya. Flanagan justru lebih fokus untuk membangun kausalitas karakter- karakter yang ada di dalamnya agar ceritanya menjadi lebih logis. Dan ketika protagonis dan antagonis berhadapan mulai bersinggungan, konflik dengan sendirinya muncul dan mengalami eskalasi.

Kekuatan supranatural yang dimiliki Abra, Dan, serta Rose juga menjadi daya tarik tersendiri. Terutama ketika Abra dan Rose mulai saling menyerang. Sobat nonton akan disuguhkan aksi yang boleh jadi jarang terlihat di film-film horor kebanyakan. Inilah yang membuat Doctor Sleep menjadi tontonan yang sangat seru layaknya menonton film action. Sungguh pengalaman sinematik yang beda dan unik untuk dinikmati.

Apakah Abra dan Dan mampu mengalahkan The True Knot? Temukan jawabannya dalam Doctor Sleep yang tayang mulai hari ini (06/11) di bioskop seluruh Indonesia. Jangan lupa cek jadwalnya di sini ya! Happy Watching.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

Loading...

NOW PLAYING

DOCTOR SLEEP
FORD V FERRARI
OVERCOMER
LOVE IS A BIRD

COMING SOON

THE OPERATIVE
SENIOR
JUMANJI: THE NEXT LEVEL
HABIBIE & AINUN 3