Loading your location

Review Terminator Dark Fate: Babak Baru Perjuangan Sarah Connor

By Ekowi28 Oktober 2019

Usai Sarah Connor (Linda Hamilton) berhasil menghentikan Skynet dua dekade silam, masa depan dunia ternyata tidak menjadi lebih baik. Kejahatan Artificial Intelligence tetap lahir dalam bentuk yang berbeda. 22 tahun pasca Judgement Day, mereka tak lagi mengincar Sarah, melainkan seorang gadis muda asal Mexico bernama Dani Ramos (Natalia Reyes).

Dani diburu oleh Terminator jenis baru berteknologi maju dan mematikan, Rev-9 (Gabriel Luna), yang datang dari masa depan. Di sisi lain, adapula manusia cyborg hybrid bernama Grace (Mackenzie Davis) yang dikirim dari masa depan oleh kelompok pejuang untuk melindungi Dani. Alhasil, bentrok antar makhluk super itu tak terhindarkan.

Kisah di atas tersaji dalam salah satu film paling dinanti tahun 2019, Terminator: Dark Fate. Setelah sekian lama, angsuran ini akhirnya ditulis lagi oleh penciptanya, James Cameron, yang menghadirkan kembali tone dan nuansa yang sama dengan dua film pertamanya, The Terminator (1984) serta Terminator 2: Judgment Day (1991).

Dari awal film berlangsung, Tim Miller selaku sutradara tak banyak basa basi. Dimulai dengan sedikit flashback tentang apa yang dialami Sarah Connor pasca Judgement Day, pengarah Deadpool (2016) itu langsung menyuguhkan action yang sangat intens ketika Rev-9 mulai memburu Dani Ramos dan bekonfrontasi dengan Grace.

Sejak saat itu, layaknya Terminator 2: Judgment Day (1991), berbagai aksi kejar-kejaran, pertarungan jarak dekat, ledakan, dan tembak-menembak terus terjadi nyaris tanpa jeda. Jantung sobat nonton dijamin bakal berdegup kencang dibuatnya. Sebuah suguhan action yang sangat seru dan menegangkan, mungkin itu kalimat yang tepat untuk menggambarkannya.

Penampilan Rev-9 pun layak diacungi jempol. Ia benar-benar menggambarkan Terminator jenis baru yang jauh lebih canggih dibanding para pendahulunya. Selain sulit untuk dibunuh atau dihancurkan, salah satu upgrade yang paling menarik dari robot ini adalah kemampuannya yang bisa membelah diri menjadi dua. Suatu hal yang belum pernah ada sebelumnya di waralaba.

Isu diversity juga cukup tampil menonjol dalam produksi terbaru 20th Century Fox tersebut. Hal itu terlihat dari tiga pemeran utamanya yang semuanya adalah perempuan. Mulai dari Linda Hamilton, Natalia Reyes, dan Mackenzie Davis. Bagi penulis, ini sama sekali tidak masalah. Pasalnya, Hamilton, Reyes, serta Davis tampil luar biasa.

Dan tak ketinggalan, penampilan pamungkas Arnold Schwarzenegger sebagai T-800/Carl juga masih layak untuk disaksikan. Kemunculannya setidaknya mampu menjadi benang merah apa yang terjadi pada Sarah Connor pasca Judgement Day hingga akhirnya ikut berjuang melindungi Dani Ramos. Tak terkecuali kehidupan sang Terminator itu sendiri usai peristiwa tersebut.

Penasaran dengan kisah selengkapnya? Saksikan Terminator: Dark Fate yang rilis di bioskop seluruh Indonesia mulai tanggal 30 Oktober 2019 mendatang. Jangan lupa cek jadwal tayangnya di sini ya!

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

Loading...

NOW PLAYING

SANG PRAWIRA
DARAH DAGING
JUMANJI: THE NEXT LEVEL
EGGNOID

COMING SOON

ABRACADABRA
SPIES IN DISGUISE
CATS
JANIN