Loading your location

Review Yesterday: Ketika Dunia Tak Kenal The Beatles

By Ekowi05 Juli 2019

Di saat memutuskan keluar dari proyek film Bond 25, Danny Boyle ternyata punya karya baru. Ya, ia menyutradarai komedi romantis berjudul Yesterday yang dibintangi Himesh Patel, Lily James, Kate Mckinnon, Ed Sheeran, dan Ana De Armas. Naskahnya sendiri ditulis pembuat naskah kenamaan Inggris bernama Richard Curtis.

Ada hal menarik tentang Curtis dan genre romantic comedy. Dari catatan panjang karirnya sebagai penulis, produser, dan sutradara di industri film Inggris, Curtis sudah menghasilkan sejumlah world’s greatest rom-com, bahkan sebagian di antaranya berstatus layar lebar yang terbilang klasik.

Sebut saja ada 4 Weddings and a Funeral (writer), Notting Hill (writer-producer), Bridget Jones Diary (writer), dan tentu saja Love Actually (writer–director). Bersama film-film lainnya, ia memliki ciri khas menyajikan tema- tema yang sangat comfort tentang love and life lessons.

Hal tersebut pun didukung dengan soundtracks yang menunjukkan kepentingan besar penggunaan lagu untuk membangun emosi dalam pakem romantisasi yang ada dalam karya-karyanya. Bersama Danny Boyle, ia mencoba menyajikan kisah komedi romantis yang unik, tetapi juga gaya visual yang tak biasa lewat Yesterday.

Ceritanya sendiri berkisah tentang seorang pria bernama Jack Malik (Himesh Patel), yang suatu hari mengalami kecelakaan. Ia terjatuh dari sepedanya yang menyebabkan dirinya kehilangan dua gigi depannya. Semenjak peristiwa itu, ia menjadi satu-satunya orang di dunia yang mengingat lagu The Beatles.

Yesterday adalah sajian orgasme bagi para penggemar The Beatles. Pasalnya, lusinan lagu The Beatles dimunculkan
sepanjang film. Keahlian Danny Boyle (dan Richard Curtis) seperti di film-film sebelumnya ialah ketepatannya dalam menempatkan musik di tiap adegan, sehingga turut membantu penekanan emosi.

Contohnya saja beberapa adegan lucu ketika Jack tidak bisa mengingat lagu populer The Beatles berjudul "Eleanor Rigby", dan saat Jack memperdengarkan untuk pertama kalinya lagu "Let It Be" kepada kedua orangtuanya. Perut sobat nonton dijamin bakal terkocok dibuatnya.

Adapula ketika Jack mencoba mendendangkan lagu legendaris The Beatles berjudul "Yesterday" kepada teman-temannya, Danny Boyle dan Richard Curtis seakan ingin menyajikan satir tentang generasi millenial saat ini yang membanding- bandingkan lagu klasik tersebut dengan "Fix You" milik Coldplay.

Berbicara soal satir "klasik vs modern", Boyle dan Curtis juga sengaja "membenturkan" The Beatles dan Ed Sheeran (yang turut bermain menjadi dirinya sendiri di sini) untuk menekankan hal tersebut. Instead of being a cliche rom-com movie, Yesterday menghadirkan tema yang jauh lebih luas.

Dan seperti karya-karya sebelumnya, Boyle dan Curtis membawa pemirsanya pada hubungan-hubungan internal antar karakter, dengan elemen fantasi yang digunakannya sebagai paradoks dalam sebuah pembelajaran cinta dan hidup. Film ini juga mengangkat tema tentang konsekuensi terhadap beberepa pilihan-pilihan benar atau salah, kejujuran, dan tentang ketakutan-ketakutan akan kehilangan orang yang kita sayang.

Di titik itulah Yesterday menjadi sebuah film yang sangat kaya serta mendalam. Di sisi lain, akting Hamish Patel terlihat seperti berperan menjadi dirinya sendiri, natural, dan tidak berusaha untuk meniru vokal The Beatles. Selain sebagai persembahan untuk para fans sejati The Beatles, alasan film ini dibuat adalah supaya orang-orang yang sama sekali belum pernah mendengar karya grup band legendaris tersebut pada akhirnya bisa benar-benar mengenal, mencari tahu, dan masuk untuk mencintai karya-karya mereka.

Impresi film ini seakan seperti menonton Bohemian Rhapsody, namun dengan skala lebih kecil. Klimaksnya pun mirip, menampilkan sang tokoh utama di atas panggung membawakan karya-karya The Beatles. Jadi, bagi sobat nonton penggemar The Beatles atau baru ingin tahu karya-karya mereka, Yesterday bisa jadi pilihan tontonan.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

Loading...

NOW PLAYING

YESTERDAY
CRAWL
SUWUNG
SPIDER-MAN: FAR FROM HOME

COMING SOON

RITUAL
TWIVORTIARE
IMPIAN 1000 PULAU
MAHASISWI BARU