Loading your location

Review Sonic the Hedgehog: Petualangan Seru Si Landak Biru

By Ekowi27 Februari 2020

Setelah sempat mendapat kritikan tajam terkait kualitas Computer-generated imagery (CGI) yang dianggap buruk di trailer perdananya, Sonic the Hedgehog akhirnya tayang di seluru dunia, termasuk Indonesia. Dan tak disangka, perbaikan yang dilakukan SEGA serta Paramount Pictures sukses melejitkan film tersebut di box office seluruh dunia.

Ceritanya sendiri berkisah tentang Landak biru super cepat bernama Sonic (Ben Schwartz) yang terpaksa harus pindah ke bumi lantaran negeri asalnya tak lagi aman untuk makhluk spesial seperti dirinya. Selama 10 tahun tinggal menyendiri di bumi, Sonic merasa sangat kesepian yang membuatnya marah hingga mengeluarkan kekuatan amat besar.

Kekuatan tersebut mampu memadamkan seluruh jaringan listrik di sebuah kota. Peristiwa tidak biasa itu menarik perhatian pemerintah AS. Mereka memutuskan mengutus seorang ilmuwan aneh nan jahat, Dr. Ivo Robotnik (Jim Carrey), untuk menyelidikinya. Dengan berbagai teknologi drone mutakhir miliknya, Robotnik berhasil menemukan Sonic.

Kondisi itu memaksa Sonic untuk mencari tempat baru untuk bersembunyi. Di tengah pelariannya, ia bertemu dengan perwira polisi lokal, Tom Wachowski (James Marsden). Tom awalnya ingin mengusir sang landak biru. Namun, setelah mendengar kisahnya, pria penyuka donat itu memutuskan bersedia membantu Sonic guna mengalahkan Dr. Ivo Robotnik yang eksentrik tersebut.

Menurut penulis, Sonic the Hedgehog memang tampil impresif untuk ukuran layar lebar yang diadaptasi dari video game. Setidaknya ada tiga hal yang membuat arahan Jeff Fowler layak dan menarik untuk ditonton. Pertama, dari segi cerita, film ini memiliki cerita sederhana yang mudah dipahami alias tidak rumit maupun berbelit-belit.

Itulah yang membuat Sonic the Hedgehog bisa dinikmati semua kalangan atau kategori umur. Bahkan, meski di dalamnya melibatkan kisah soal alien dan konspirasi pemerintah, sang sutradara dapat mengemasnya menjadi ringan, lucu, dan menyenangkan. Anak-anak dijamin tidak akan kesulitan dalam mengikuti cerita film ini dari awal sampai akhir.

Kedua, sosok Sonic sukses menjadi kekuatan utama film ini. Ia tidak hanya menarik dari tampilan visualnya, tetapi juga karakternya yang hangat, lucu, dan menyenangkan. Sobat nonton dijamin bakal mudah untuk menyukai landak biru ini. Terlebih dengan kekuatan super yang dimilikinya membuat Sonic terasa seperti superher.

Ketiga, penampilan Jim Carrey sebagai Dr. Ivo Robotnik layak diacungi jempol. Menurut penulis, ia berhasil menjadi daya tersendiri untuk film ini. Aktor The Mask itu pun mampu membawakan karakter Robotnik yang ikonik itu dengan gayanya sendiri, dalam arti sangat jauh berbeda dengan gambaran sang dokter di video game atau serial animasinya.

Dan tidak kalah penting, penulis menyarankan sobat nonton untuk tidak beranjak dulu dari tempat duduk setelah film berakhir. Pasalnya, bakal ada post-credit yang sayang untuk dilewatkan. Happy watching!!!

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

Loading...

NOW PLAYING

SUNSET DI PANTAI LOSARI
BEKAS RUMAH SAKIT
TEENAGE MUTANT NINJA TURTLES: OUT OF THE SHADOWS

COMING SOON

MY SPY
HEREDITARY
TALAK! TALAK! TALAK!
AKU TAHU KAPAN KAMU MATI