Loading your location

Review Eternals: Kisah Ras Abadi Penjaga Umat Manusia

By Ekowi23 November 2021

5000 tahun sebelum masehi, 10 ras makhluk abadi atau Eternals yang terdiri dari Ajak (Salma Hayek), Sersi (Gemma Chan), Ikaris (Richard Madden), Kingo (Kumail Nanjiani), Sprite (Lia McHugh), Phastos (Brian Tyree Henry), Makkari (Lauren Ridloff), Druig (Barry Keoghan), Gilgamesh (Ma Dong-seok), dan Thena (Angelina Jolie) dikirim oleh Celestial Arishem (David Kaye) ke planet bumi.

Mereka ditugaskan untuk memusnahkan ras makhluk jahat bernama Deviants yang mengancan eksistensi umat manusia. Pada tahun 1521, Ajak cs berhasil membunuh anggota Deviants terakhir. Alhasil, kondisi bumi pun menjadi normal kembali, dan Eternals memutuskan untuk hidup terpisah serta membaur dengan manusia.

500 tahun berselang, tepatnya pasca peristiwa di Avengers: Endgame (2019), Deviants tiba-tiba bangkit kembali. Mereka menyerang Sersi dan Sprite yang tinggal di Inggris. Peristiwa tersebut memaksa Eternals harus berkumpul kembali. Sayangnya, pemimpin mereka Ajak tewas dibunuh. Hal itu akhirnya menguak rahasia besar dibalik misi Eternals di bumi yang sebenarnya.

Itulah sekelumit kisah yang mengawali produksi terbaru Disney-Marvel berjudul Eternals. Disutradarai oleh Chloé Zhao, film ini harus diakui memiliki gaya yang sedikit berbeda dengan film-film superhero Marvel kebanyakan. Apakah itu suatu pertanda yang baik? Atau justru sebaliknya? Sobat nonton tentu memiliki pandangan yang berbeda-beda.

Tapi, menurut penulis, Eternals memang tidak sekuat film-film Marvel sebelumnya. Dari segi tempo misalnya, film ini cenderung sedikit lambat yang membuatnya menjadi sedikit membosankan. Padahal, dari segi premis Eternals amat berpotensi menjadi suguhan superhero yang megah.

Adapun hal yang membuat film ini tetap layak ditonton setidaknya ada tiga. Pertama, unsur actionya. Terlepas dari segala kekurangannya, Eternals tetap mampu menyuguhkan aksi yang seru dan menghibur. Terlebih kekuatan-kekuatan yang dimiliki para karakter utamanya sangat unik serta beragam. Pertarungan antara Ikaris dan Phastos boleh jadi adalah yang paling menarik.

Kedua, kualitas visual yang disuguhkan Eternals dijamin bakal memanjakan mata sobat nonton dari awal sampai akhir. Salah satu yang paling mencolok adalah wujud dari Celestial Arishem yang berhasil menampilkan kesan sangat megah dan mengerikan secara bersamaan.

Ketiga, adegan after credit yang dijamin bikin penasaran. Inilah faktor yang membuat penulis bisa memaafkan segala kekurangan yang ada di Eternals. Dua scene tersebut berhasil menumbuhkan rasa penasaran dan antusiasme untuk menyambut sekuel Eternal serta film-film Marvel Cinematic Universe (MCU) selanjutnya.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

Loading...

NOW PLAYING

KADET 1947
VENOM: LET THERE BE CARNAGE
AKHIRAT: A LOVE STORY
GHOSTBUSTERS: AFTERLIFE

COMING SOON

RUN HIDE FIGHT
TALAK! TALAK! TALAK!
MONSTA X: THE DREAMING
THE DOORMAN