Review Crawlers: Penuh Teror Claustrophobic dengan Tingkat Intensitas Tinggi yang Mendebarkan

Apa jadinya jika tempat yang paling aman untuk berlindung justru berubah menjadi tempat mematikan akibat invasi serangga. Kini, sobat nonton pecinta film bersiaplah untuk menyambut film terbaru garapan sutradara Angel Gomez Hernandez yang berjudul Crawlers. Karena Crawlers akan memberikan ketegangan dan perjuangan bertahan hidup melawan invasi dari serangga di dalam ruang tertutup.
Film Crawlers bercerita tentang Serena (Matilda Lutz), seorang pengelola gedung yang bertugas menangani keluhan operasional di Apartemen Paradiso Palms, yang kesehariannya dalam mengurus masalah teknis apartemen mendadak berubah ketika ia menyadari salah satu penghuni apartemen bernama George (Chris Rogers) sudah berhari-hari tidak keluar dari unitnya.
Saat Serena masuk untuk memeriksa kondisi George, ia dikejutkan dengan kondisi George yang sudah tidak bernyawa secara mengenaskan. Otoritas setempat pun mencurigai bahwa George tewas akibat infeksi atau suatu virus berbahaya. Demi keselamatan, seluruh penghuni Apartemen Paradiso Palms pun langsung dikarantina. Namun, keputusan tersebut justru menjadi jebakan maut bagi mereka yang ada di dalam apartemen.
Serangkaian kejadian aneh pun terjadi setelahnya. Serena menyadari bahwa kematian George bukan karena virus atau penyakit, melainkan dari invasi serangga laba-laba mematikan yang merayap di dalam dinding dan sudut apartemen. Dalam situasi panik dan seluruh akses keluar tertutup, Serena harus mengesampingkan ketakutannya. Berbekal pengetahuannya serta area rahasia apartemen, Serena menjadi satu-satunya harapan bagi penghuni apartemen yang tersisa untuk bertahan hidup.
Crawlers memang dimulai agak lambat untuk memperkenalkan sang karakter utama serta dinamika relasinya dengan karakter-karakter penghuni lain di dalam gedung, termasuk sedikit drama tentang persahabatan dan momen-momen menyentuh yang berkaitan dengan itu. Namun, sejak gerombolan laba-laba mau menampakkan diri, maka film ini segera mengubah kecepatannya menjadi sebuah film horror yang sangat intens.
Mereka yang takut dengan laba-laba mungkin akan mulai memeriksa handuk yang mereka gantung atau isi sepatu mereka setelah menonton film ini. Ada banyak sekali momen yang bisa membuat sobat nonton gelisah, namun dengan cara yang menyenangkan. Semua adegan tersebut adalah jenis jumpscare yang sangat efektif karena selaku sutradara, Angel Gomez Hernandez banyak menggunakan rasa takut alami dari penontonnya.
Ya, semua adegan yang melibatkan laba-laba dalam Crawlers dibuat dengan sangat baik dan tampak realistis, hingga penulis sempat menduga bahwa seluruh laba-laba dalam film ini dibuat menggunakan special effect CGI yang sangat meyakinkan. Ternyata penulis salah besar. So, bagi siapapun yang berhasil melibatkan hewan liar sebagai bagian dari produksi sebuah film sangat perlu diapresiasi karena mengarahkan laba-laba di depan kamera tentu bukanlah perkara mudah. Salah satunya ialah film Crawlers ini.
Sementara itu, bagian terbaik dari Crawlers tentu saja ada pada babak pertama dan keduanya yang penuh dengan teror claustrophobic dan tingkat intensitas tinggi yang mendebarkan, bahkan untuk penulis yang pada dasarnya tidak memiliki rasa takut terhadap laba-laba. Walaupun, kelemahan terbesar film ini mulai muncul di babak ketiga serta klimaksnya yang menonjolkan aksi.
Karakter-karakter yang mengambil keputusan buruk adalah hal umum dalam film horor dan seringkali bisa kita maklumi. Sayangnya, keputusan terburuk dalam klimaks Crawlers agak perlu dipertanyakan. Namun, karena sebagian besar bagian dari film ini begitu intens dan penulis sangat terkesan dengan bagaimana sang sutradara membangun ketegangan, maka penulis segera memaklumi kelemahan dalam klimaks tersebut.
Sebelum menonton Crawlers, mungkin kita semua tidak bisa membayangkan bagaimana bisa sebuah film membuat hewan laba-laba terasa bagaikan teror maksimum seperti ini, dan Crawlers berhasil melakukannya dengan sangat baik. Crawlers merupakan horor yang sangat efektif, ditulis dengan cukup baik, diperankan dengan bagus oleh para aktornya. Dan tentu saja, film ini akan menjadi pengalaman yang jauh lebih menyenangkan kalau ditonton beramai-ramai dengan rekan-rekan sobat nonton, untuk melihat bagaimana reaksi satu sama lain setiap kali laba-laba memberi kejutan di dalamnya.








