Review Other Mommy: Sajikan Drama Psikologis dengan Atmosfer yang Mencekam

Film horor psikologis berjudul Other Mommy siap meneror sobat nonton. Film terbaru garapan sutradara Rob Savage yang merupakan adaptasi dari novel laris karya Josh Malerman berjudul Incidents Around the House ini akan berkisah tentang seorang anak perempuan yang berhadapan dengan sosok misterius yang menyerupai ibunya sendiri.
Cerita dalam film Other Mommy akan berpusat pada Bela (Arabella Olivia Clark), seorang gadis berusia delapan tahun yang hidup di tengah keluarga dengan hubungan orang tua yang mulai retak. Di saat rumahnya dipenuhi ketegangan, Bela mulai menyadari kehadiran sosok misterius yang keluar dari lemari kamarnya. Entitas itu memiliki wajah yang sama persis dengan ibunya.
Awalnya, sosok tersebut tampak ramah dan berusaha mendekati Bela, tetapi perlahan memperlihatkan niat yang jauh lebih menyeramkan. Bela kemudian menyebut makhluk itu sebagai "Other Mommy" (Jessica Chastain). Seiring berjalannya waktu, kehadiran Other Mommy tidak lagi hanya menghantui Bela.
Entitas tersebut mulai meneror seluruh anggota keluarga dan perlahan mengaburkan batas antara sosok ibu yang sebenarnya dengan makhluk yang menyamar sebagai dirinya. Bela pun harus mencari cara untuk membedakan mana ibunya yang asli dan mana sosok yang memiliki tujuan gelap.
Bisa dibilang, perbedaan antara Other Mommy dengan horor milik Hollywood kebanyakan adalah tidak bergantungnya film ini terhadap jumpscare. Dibuat kaget memang merupakan salah satu keasyikan dalam menonton film horor, tapi banyak yang lupa atau sengaja melupakan bahwa sebuah kengerian tidaklah hanya bersumber dari rasa kaget. Bahkan, rasa takut yang sesungguhnya sama sekali berbeda dari sekedar kaget.
Rasa takut bersumber dari ketidaknyamanan dan perasaan was-was. Hal itulah yang coba dibangun oleh Rob Savage di sini dengan lebih berfokus pada bagaimana membangun atmosfer yang creepy dan menyebarkan berbagai misteri menarik supaya antisipasi dari sobat nonton berhasil ditingkatkan. Hal ini membuat filmnya berjalan dengan baik. Jika film horor yang mengandalkan jumpscare biasanya akan kehilangan daya tarik saat tidak sedang mengageti penontonnya, tidak demikian dengan film ini.
Hal-hal misterius, baik tentang sosok Mister Babadook maupun karakter-karakter yang ada, membuat alur film ini berjalan baik tanpa pernah kehilangan daya tarik. Bicara soal misteri, memang ada beberapa yang tidak terjawab, khususnya tentang siapa sebenarnya sosok Other Mommy itu. Tapi hal itu sangat bisa dimaklumi karena pendekatan yang cukup realistis pada film ini.
Di sisi lain, Other Mommy memang banyak berfokus pada eksplorasi karakternya. Coba lucuti segala aspek horor di dalamnya, maka jadilah film ini sebagai sebuah drama psikogis kelam tentang disfungsi keluarga. Para karakternya sendiri juga tidak hanya berhasil dieksplorasi lebih dalam, tapi juga terasa unik. Biasanya, film sejenis ini akan membuat kita sebal pada orang-orang berkarakter skeptikal. Tapi film ini tidak sama sekali.
Dan pada akhirnya, film Other Mommy mungkin tidak sampai terasa luar biasa. Tapi jelas film ini merupakan sajian yang langka dan menarik karena lebih banyak berfokus pada drama psikologis, karakter, misteri dan atmosfer daripada sekedar jumpscare murahan yang melelahkan itu.








