Loading your location

Review Digger: A Magical Mystery Tour!!!

By Ekowi02 Oktober 2026

Aktor legendaris Tom Cruise kembali meramaikan layar lebar lewat film terbarunya yang berjudul Digger. Setelah bertahun-tahun dikenal lewat film aksi dengan adegan berbahaya, ia kini memerankan karakter eksentrik dalam film arahan sutradara Alejandro G. Iñárritu.

Kisah dalam film Digger bermula ketika proyek penambangan terbaru milik Digger Rockwell (Tom Cruise) di Greenland mengalami ledakan besar. Digger Rockwell sendiri merupakan seorang miliarder sekaligus pengusaha minyak yang dikenal sebagai salah satu sosok paling berkuasa di dunia. Insiden tersebut menyebabkan retakan dahsyat di dalam bumi yang memicu berbagai bencana ekologis, mulai dari tsunami hingga kekacauan global yang mengancam keberlangsungan kehidupan di planet ini.

Di tengah situasi yang semakin genting, Presiden Amerika Serikat meminta Rockwell bertanggung jawab untuk menghentikan krisis yang terjadi. Namun, alih-alih mengakui kesalahannya, ia justru berusaha meyakinkan dunia bahwa dirinya adalah satu-satunya sosok yang mampu menyelamatkan umat manusia dari kehancuran.

Berpacu dengan waktu, Rockwell harus menghadapi konsekuensi dari proyeknya sekaligus bekerja sama dengan Ganesh (Riz Ahmed), seorang ilmuwan yang menjadi kompas moral di tengah krisis. Di saat yang sama, ia berusaha membuktikan bahwa dirinya mampu menghentikan bencana sebelum semuanya terlambat.

Bisa dibilang, Digger bukanlah sebuah film literal, karena ada banyak hal yang akan membuat sobat nonton bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi pada diri sang tokoh utamanya. Digger juga dipenuhi oleh konotasi-konotasi sureal, sekaligus sajian metafora mengenai pergulatan batin sang tokoh utama sebagai sosok penyelamat dunia.

Di sisi lain, Iñárritu juga sungguh memahami pergolakan hati si karakter utama yang terjebak dalam peristiwa besar tadi. Pun, ada rasa drama psikologis kental di sini yang erat kaitannya dengan delusi. Di luar, sosok Digger Rockwell terlihat tampak begitu yakin akan kemampuannya. Tapi di hati kecil, dia dipenuhi oleh ketakutan dan keraguan akan hal itu.

Ya, drama film ini memang kuat, begitu pula dengan sentuhan komedinya yang tidak jarang masuk ke ranah dark comedy. Walau berfokus pada karakter yang tengah begitu tertekan, namun Iñárritu mampu mengemasnya dengan komedi penuh lelucon cerdas yang uniknya banyak hadir lewat situasi-situasi tidak nyaman.

Sementara itu, pencapaian terbesar lainnya di Digger sesungguhnya hadir lewat aspek teknisnya. Dipimpin oleh sinematografer Emmanuel Lubezki, film ini secara luar biasa menyuguhkan apa yang bisa kita sebut sebagai magic trick. Kenapa disebut magic trick, karena apa yang dilakukan oleh Lubezki dan timnya di sini memang penuh manipulasi yang tidak bisa dideteksi bagaimana caranya hanya dengan menonton filmnya saja.

Tapi, ini bukan hanya perihal sinematografi Lubezki, karena editing cermat dari Stephen Mirrione dan Conor O’Neill pun turut ambil bagian. Lewat tangan dingin mereka berdua, Digger memiliki banyak momen mendalam, serta eksplorasi emosi tiap karakternya mampu disajikan dengan sempurna dan begitu nyata. 

Secara keseluruhan, Digger merupakan sajian yang berhasil melahirkan pencapaian teknis memukau yang tidak pernah melupakan cerita sebagai pondasi utama. A magical mystery tour from Alejandro G. Iñárritu. Tak hanya mengandalkan keunggulan teknis, Digger juga mampu menyelami sisi terdalam dari karakter-karakter unik yang terkadang lucu dan tragis di saat yang bersamaan.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

NOW PLAYING

RUNNER
Harusnya Horor
DETECTIVE CONAN THE MOVIE: FALLEN ANGEL OF THE HIGHWAY
Spider-Man: Brand New Day

COMING SOON

Qodrat 3
Hurry Up Tomorrow
Godzilla Minus Zero
Zootopia 3