Loading your location

Review Normal: Film Action Sederhana dengan Karakter yang Kuat dan Aksi yang Kreatif

By Ekowi29 Mei 2026

Aktor Bob Odenkirk kembali membuktikan bahwa pria "biasa-biasa saja" justru bisa menjadi sosok yang paling berbahaya. Setelah sukses besar dengan waralaba Nobody, Odenkirk kini bekerja sama kembali dengan penulis naskah John Wick, Derek Kolstad, dalam film thriller aksi terbaru berjudul Normal.

Film Normal akan berkisah tentang Ulysses (Bob Odenkirk), seorang pria yang mencoba melarikan diri dari masa lalunya yang kelam dengan mengambil pekerjaan sebagai sheriff di sebuah kota kecil yang tenang bernama Normal.

Ulysses berharap bisa menjalani hidup yang damai, jauh dari kekacauan. Namun, ketenangan itu hancur ketika bank di kota tersebut dirampok oleh pihak luar. Saat Ulysses mulai menyelidiki kasus ini, ia menyadari bahwa perampokan tersebut bukanlah kejadian kriminal biasa.

Ia menemukan bahwa seluruh penduduk kota menyembunyikan sebuah rahasia besar yang sangat gelap. Kota yang terlihat sopan dan asri ini ternyata merupakan kedok bagi konspirasi yang jauh lebih menyeramkan. Ulysses pun terpaksa mengeluarkan kembali keahlian tempurnya yang sudah lama ia kubur untuk bertahan hidup dan mengungkap kebenaran.

Mereka yang pernah menyaksikan atau bahkan menggemari karya-karya Bob Odenkirk dan Derek Kolstad, pasti akan masih mampu merasakan atmosfer hasil racikannya di berbagai sudut penceritaan Normal, khususnya ketika jalan cerita film ini menyajikan adegan-adegan bernuansa kekerasan yang dipenuhi darah.

Di samping itu, Normal juga hadir dengan dialog maupun adegan beraroma black comedy khas Odenkirk-Kolstad, sesuatu yang tentu saja membuat Normal mampu tampil menghibur secara maksimal. Ketika film ini menyajikan adegan-adegan kekerasannya, disitu pula Normal berhasil tampil prima.

Sejatinya, Normal memang hanya menawarkan plot generik yang tak cukup kuat untuk menjaga intensitas tatkala baku hantam sedang absen. Namun, terkadang daya tarik justru hadir dari kesederhanaan kisahnya tadi. Normal memang bukanlah waralaba John Wick yang tersusun atas bangunan dunia yang kompleks. 

Skala film ini kecil. Sosok Ulysses tidak harus berurusan dengan beragam organisasi kriminal eksentrik atau terjebak dalam konspirasi yang pelik. Dia hanya individu yang kelimpungan menata work-life balance, pun kepayahan perihal mengatur emosi. Segala tindak-tanduk yang dilakukannya mungkin merupakan insting untuk melindungi sekitarnya, atau justru hanya sekadar luapan amarah pria yang enggan membiarkan egonya tercoreng.

So, Normal memang belum pantas dianggap sebagai sebuah film action yang spektakuler. Namun, film ini setidaknya masih menghadirkan keseruan jika ditonton tanpa banyak pikiran. Di samping itu, Normal bisa menjadi pembuktian, bahwa formula film aksi yang sederhana bisa terus berkembang asal tahu bagaimana memadukan karakter yang kuat, aksi yang kreatif, dan penyutradaraan yang memiliki visi jelas.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

NOW PLAYING

Sekawan Limo 2: Gunung Klawih
Hokum
Cyberbullying
IN THE GREY

COMING SOON

Scary Movie 6
Bandits of Batavia
Perang Jawa
Shark Season