Loading your location

Review Power Ballad: Sajikan Elemen Musikal yang Menyenangkan dan Menghangatkan Hati

By Ekowi19 Juni 2026

Penyanyi sekaligus aktor Nick Jonas kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat film layar lebar terbaru berjudul Power Ballad. Dalam proyek drama komedi musikal tersebut, Nick dipercaya menjadi pemeran utama dan beradu akting dengan Paul Rudd.

Disutradarai oleh John Carney, sosok kreatif di balik film-film musikal populer seperti Once, Begin Again, Sing Street dan Flora and Son, film ini kembali mengangkat kekuatan musik sebagai medium cerita yang intim dan menyentuh.

Power Ballad akan mengikuti perjalanan Rick (Paul Rudd), seorang penyanyi pernikahan yang kariernya telah lama meredup. Hidupnya berubah ketika ia bertemu Danny (Nick Jonas), seorang mantan bintang boyband yang popularitasnya juga mulai memudar.

Pertemuan keduanya dalam sebuah pertunjukan musik berkembang menjadi persahabatan yang erat. Mereka kerap menghabiskan waktu bersama untuk bermusik dan melakukan sesi jamming hingga larut malam.

Konflik muncul ketika Danny mengubah salah satu lagu ciptaan Rick menjadi lagu hit yang sukses menghidupkan kembali kariernya. Rick merasa lagu tersebut adalah miliknya dan berusaha mendapatkan kembali pengakuan yang layak ia terima. Upaya itu mempertaruhkan hubungan persahabatan dan hal-hal penting dalam hidupnya.

Sama seperti film-film milik John Carney sebelumnya, kekuatan dari Power Ballad tentu saja bukan hanya ada di lagu-lagu yang catchy dan enak didengar, tapi juga bagaimana Carney mampu dengan tepat menyandingkan karakter dengan musiknya. Dan tentu saja, sebagian besar musik di film ini siap untuk menghiasi playlist Spotify milik sobat nonton.

Dibandingkan dengan beberapa film musikal karya John Carney sebelumnya, Power Ballad mungkin akan terasa lebih mendalam. Lihatlah bagaimana cara sang sutradara dalam memperlihatkan sosok orang-orang yang sempat memiliki mimpi tapi pada akhirnya menyerah dan merasa dikhianati oleh keadaan.

John Carney secara gamblang juga menghadirkan aspek realita dalam kehidupan seorang pribadi yang berantakan. Pun bagi orang-orang di luar sana yang juga terpuruk akibat mimpi-mimpi mereka yang tak tersampaikan. Bagi yang relate, film ini dijamin akan bisa memberikan emosi yang meluap-luap.

Dengan durasi 1 jam 38 menit, penceritaan Power Ballad disajikan secara padat dan sama sekali tidak bertele-tele. Ditambah lagi, pace ceritanya mengalir dengan santai hingga berhasil membuat kita terikat dengan ceritanya di sepanjang film. Pengalaman menonton Power Ballad juga semakin menyenangkan dengan berbagai elemen musikalnya, di mana momen-momen menghangatkan hatinya sebagian besar terjadi ketika elemen musikal film ini keluar di layar.

Overall, banyak selebrasi yang John Carney lontarkan lewat Power Ballad, yang menjadikan film ini seakan sebuah semi biografi atas kehidupan beserta mimpi-mimpinya. Meskipun di beberapa bagian terkesan terlalu berani, tetapi itulah realita kehidupan. Dan John Carney hanyalah seorang musisi sekaligus sineas yang merasa terpanggil untuk mengabadikan hal tersebut.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

NOW PLAYING

Dukun Magang
Dosa: Penebusan Atau Pengampunan
The Furious
Colony

COMING SOON

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
HIDARI
Forgotten Island
Fear Below