Loading your location

Review Shelter: Suguhkan Adegan Perkelahian dan Tembak-Menembak yang Intens dan Solid

By Ekowi28 Januari 2026

Jika ada film yang aktor utamanya adalah Jason Statham, sudah bisa dipastikan bahwa itu adalah sebuah film aksi. Yap, Shelter pun akan menambah panjang daftar film aksi yang dibintangi oleh Statham di sepanjang kariernya. Jika sobat nonton sedang mencari film dengan sajian aksi yang brutal dan berdarah-darah, Shelter tentunya harus masuk dalam rekomendasi film yang akan sobat nonton nikmati dalam waktu dekat.

Film Shelter sendiri berkisah tentang Mason (Jason Statham), seorang mantan agen pembunuh bayaran yang memilih hidup di pulau terpencil usai pensiun. Di tengah kehidupannya yang tenang, ia menyelamatkan seorang gadis muda bernama Jesse (Bodhi Rae Breathnach) yang terdampar di laut. Mason menemukan Jesse sedang terombang-ambing setelah badai besar menerjang.

Sayangnya, tindakan penyelamatan itu memicu berbagai peristiwa berbahaya yang tak terduga. Demi mempertaruhkan nyawa gadis itu, Mason harus kembali memasuki dunia kelam yang sudah lama ia tinggalkan. Ditambah musuh-musuh lamanya yang muncul kembali, Mason tak punya pilihan selain sekali lagi menjadi seorang pembunuh demi menyelamatkan nyawa gadis malang tadi.

Film Shelter hadir sebagai film dengan rating penonton untuk usia 17 tahun ke atas. Tak heran, sutradara Ric Roman Waugh tak ragu-ragu untuk menampilkan aksi brutal nan berdarah-darah di filmnya. Sobat nonton penggemar film aksi dijamin bakal terpuaskan karena sajian aksi Shelter yang begitu intens dan menegangkan. Walaupun, jika boleh jujur, unsur drama yang disajikan Shelter memang tidak sekuat sajian aksinya.

Tatkala menonton film inj, kita bisa melihat bahwa selipan dramanya memang tak terlalu kaya, mengingat film ini memang mengandalkan aksi sebagai bahan bakar utamanya. Akan tetapi, meskipun tak digali secara serius, setidaknya itu bisa memberi kita gambaran tentang guncangan macam apa yang tengah menggangu kehidupan normal Mason, utamanya sejak sosok Jesse masuk ke dalam kehidupannya.

Beruntung sedikit kelemahan di atas tadi lagi-lagi sanggup ditambal oleh gelaran aksi yang ditangani secara solid oleh sang sutradara. Solid, karena memang berdampak. Kita bisa merasakan setiap tulang yang patah, juga sayatan yang mencipratkan darah dalam balutan aksi yang ditampilkan. Ya, aksi milik Shelter bukan hanya filler seadanya, melainkan hiburan yang benar-benar menghantam.

Di samping itu, agar emosi dari karakter di film ini bisa sampai ke penonton, sang sutradara beberapa kali melakukan pengambilan gambar secara Big Close-Up yang bertujuan untuk memfokuskan objek agar terlihat detailnya. Tak hanya itu, tata kamera yang dinamis juga akan membawa sobat nonton merasa memiliki pengalaman nyata dan dekat dengan sang karakter.

Pada akhirnya, meskipun isi film ini sebagian besar adalah adegan perkelahian dan tembak-menembak, tapi bukan berarti tidak ada pelajaran yang bisa diambil setelah menonton Shelter, seperti menjunjung tinggi kejujuran dalam setiap pekerjaan yang kita ambil.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

NOW PLAYING

Shelter
NO OTHER CHOICE
28 Years Later: The Bone Temple
Kuyank

COMING SOON

Lukisan Berlumur Darah 2026
Ip Man: Kung Fu Legend
PROMO: TERRA WILLY
Sharktopus