Loading your location

Ready or Not 2: Here I Come: Sajikan Beragam Sekuens Pembunuhan Absurd dan Penuh Mayat

By Ekowi15 April 2026

Sekuel film horor komedi berjudul Ready or Not 2: Here I Come siap membawa sobat nonton kembali ke dunia penuh teror yang dialami oleh karakter utamanya yang bernama Grace. Karakter yang diperankan oleh Samara Weaving ini kembali menjadi pusat cerita setelah berhasil selamat dari permainan mematikan di film pertamanya.

Kisah dalam Ready or Not 2: Here I Come memang berlanjut dari peristiwa sebelumnya, ketika Grace (Samara Weaving) mencoba menjalani hidup normal usai tragedi yang menimpanya. Namun, ketenangan itu tidak berlangsung lama. Grace kembali terjebak dalam lingkaran permainan berbahaya yang melibatkan kelompok keluarga elit dengan kekuatan misterius.

Situasi semakin rumit ketika Grace bertemu kembali dengan adiknya, Faith (Kathryn Newton) yang telah lama terpisah. Pertemuan ini bukan hanya membuka luka lama, tetapi juga menambah beban baru bagi Grace yang kini harus bertahan hidup sekaligus melindungi orang terdekatnya.

Seperti film pertamanya, Ready or Not 2: Here I Come kembali menghantarkan hiburan efektif melalui sajian horor/thriller seru berbumbu komedi hitam yang cenderung brutal. Tapi, hampir seluruh kebrutalan tersebut berujung memancing tawa, tatkala duo sutradaranya berani menerapkan selera humor unik sekaligus sakit milik mereka.

Diperankan dengan sangat apik oleh Samara Weaving, sosok Grace jadi bukti nyata bahwa skena horor butuh lebih banyak figur protagonis wanita yang sanggup melawan balik. Selain tampak tangguh, Samara pun mampu menangani sikap “peduli setan” milik Grace untuk menciptakan situasi komedik yang tak jarang juga histerikal. Serupa kesuksesan Jessica Rothe dalam peran serupa di seri Happy Death Day, Samara Weaving kembali pantas mendapatkan perhatian lebih karena film ini.

Walaupun, penyutradaraan Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett kerap kurang mampu mengejar naskah playful dan performa energetik sang aktris utamanya tadi. Di beberapa kesempatan, khususnya momen aksi bernuansa kacau, sulit melihat detail kejadian akibat pemakaian close up plus pergerakan kamera yang terlampau cepat. Pun keduanya tak kuasa memberi pertolongann saat naskahnya sempat kehabisan ide jelang babak ketiga, di mana jalan menuju ke sana disusun oleh repetisi yang melelahkan.

Kendati demikian, efek suara saat momen thriller muncul masih menjadi nilai tambah tersendiri. Teknik ini mampu memberikan efek psikologis yang cukup ampuh kepada para penonton. Walaupun, untuk kategori dewasa, film ini masih tergolong ringan karena masih lebih banyak unsur komedi dibanding thriller yang membuat orang ketakutan atau jijik usai menontonnya.

Overall, Ready or Not 2: Here I Come sangatlah menghibur, di tengah beragam sekuens pembunuhan absurd dan penuh dengan mayat yang bergelimpangan. Cerita padat bertabur komedi yang tak diduga-duga menjadi salah satu alasan mengapa sobat nonton harus menonton film ini.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

NOW PLAYING

BLADES OF THE GUARDIANS
Yohanna
Project Hail Mary 2026
The Super Mario Galaxy Movie

COMING SOON

Radio Darah
holoX SECRET SOCIETY LIVE 2026 FIRST MISSION LIVE VIEWING IN CINEMAS
Ikatan Darah
Tanah Dayak