Loading your location

Review Street Fighter: Sajikan Parade Fighting yang Memuaskan!!!

By Ekowi16 Oktober 2026

Sebuah kabar gembira bagi sobat nonton pencinta gim tarung legendaris Street Fighter, karena Legendary Pictures bersama Paramount Pictures resmi membawa pertarungan sengit para petarung dunia ini ke layar lebar lewat film live-action terbaru berjudul sama, Street Fighter.

Film Street Fighter sendiri akan mengisahkan pertemuan kembali Ryu (Andrew Koji) dan Ken Masters (Noah Centineo) setelah bertahun-tahun terpisah demi memperdalam ilmu bela diri masing-masing. Sayangnya, reuni hangat ini langsung buyar ketika agen Interpol bernama Chun-Li (Callina Liang) mendadak muncul di hadapan mereka. Chun-Li datang membawa misi rahasia tingkat tinggi dan berniat menyeret kedua petarung legendaris ini ke dalam operasi internasional yang sangat berbahaya.

Chun-Li lalu meminta bantuan Ryu dan Ken untuk menyusup ke dalam World Warrior Tournament, sebuah kompetisi bela diri bawah tanah berskala global yang sangat rahasia dan eksklusif. Turnamen megah ini ternyata dikendalikan sepenuhnya dari balik layar oleh Shadaloo, sebuah organisasi kriminal bayangan yang sangat raksasa. Di balik kemegahan arena dan janji kejayaan bagi pemenang, Shadaloo sebenarnya menyimpan agenda rahasia yang mengancam stabilitas keamanan dunia.

Menyadari bahaya tersebut, Ryu dan Ken pun terpaksa bertarung habis-habisan melawan deretan jawara terkuat, paling kejam, dan mematikan dari berbagai penjuru bumi. Bersama sekutu petarung tangguh lainnya, mereka harus bersatu padu menyatukan kekuatan demi menggagalkan seluruh rencana jahat M. Bison (David Dastmalchian), pemimpin Shadaloo yang siap menghancurkan perdamaian dunia.

Sebagai sebuah film adaptasi game, Street Fighter versi teranyar ini tentu saja akan menyelipkan beragam hal yang berkaitan dengan sang source materialnya. Jadi tak heran akan ada banyak sekali karakter dari waralaba terkait dan dibarengi sekelumit easter egg yang tak terhitung jumlahnya.

Walaupun, jika boleh jujur, penyelipan ragam hal yang ditujukan sebagai fan-service bagi para penikmat setia dari game-nya tersebut tidak selamanya dapat memberikan kesan puas. Ketidakpuasan ini muncul bukan karena jumlah selipannya yang bejibun, tapi karena hal yang bertebaran tadi hadir tanpa memberikan bobot yang besar bagi aspek naratifnya.

Tapi tenang saja, di balik kelemahan di atas, masih ada hal baik lainnya yang digulirkan film ini, yakni terletak pada segmen fighting-nya. Adegan fighting di sini sangatlah memanjakan mata melalui alunan koreografi dan tingkat kesadisannya yang cukup memuaskan. Selain itu, segi teknis pada Street Fighter juga mampu tampil apik. Sinematografi ciamik pada tiap fight scene, scoring yang peletakannya terasa pas, sampai ke set-nya yang eye-candy, membuat film ini sangatlah megah, terutama bila dinikmati di studio bioskop.

So, bagi sobat nonton yang sudah bermain game Street Fighter sejak lama, film ini rasa-rasanya akan sangat memuaskan. Karena Street Fighter arahan Kitao Sakurai ini jelas merupakan sebuah film adaptasi video game yang benar-benar lekat dengan source material-nya yang terbilang sangat jarang dilakukan saat ini.

Meski begitu, ketika film ini berakhir, ada kesan bahwa sejatinya ini hanyalah sebatas prolog bagi cerita lanjutan yang lebih besar, dengan konflik lebih mengancam, juga kemunculan lebih banyak tokoh favorit para penggemar (salah satunya di-tease pada akhir film). Memuaskan, memancing ketertarikan terhadap sekuelnya, tetapi meninggalkan harapan adanya perbaikan di banyak sisi, khususnya pada elemen world building-nya.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

NOW PLAYING

Hasut
Digger
Whalefall
Resident Evil

COMING SOON

ENHYPEN WORLD TOUR 'BLOOD SAGA'
Forza
The Hole
Diambang Kematian 2