Loading your location

Review Warung Pocong: Film Horor dengan Sajian Komedi Segar yang Memadukan Absurditas, Kritik Sosial, dan Improvisasi Organik

By Ekowi12 April 2026

‎Genre horor lokal kembali diramaikan dengan karya terbaru berjudul Warung Pocong, yang merupakan proyek kolaborasi antara Entelekey Media Indonesia (EMI) dan Tiger Pictures. Disutradarai oleh sineas bernama Bendolt, Warung Pocong coba menawarkan perpaduan antara horor dan humor.

‎Film Warung Pocong akan mengikuti kisah tiga pemuda asal Jakarta, yakni Kartono (Fajar Nugra), Agus (Sadana Agung), dan Makmur (Randhika Jamil), yang terjebak dalam masalah keuangan. Kartono terlilit utang, Agus menjadi korban penipuan, sementara Makmur harus menanggung kerugian akibat investasi bodong. 

‎Ketika seorang pria tua bernama Kusno (Whani Darmawan) menawarkan pekerjaan sebagai penjaga warung dengan gaji fantastis 50 juta per bulan, mereka pun langsung menerimanya tanpa pikir panjang. Hingga akhirnya mereka dibawa ke desa terpencil bernama Lali Jiwo.

‎Seiring berjalannya waktu, ketiganya menyadari bahwa pekerjaan tersebut bukan sekadar menjaga warung biasa, melainkan bagian dari jebakan berbahaya yang mengancam nyawa mereka. Di tengah rasa takut, Kartono, Agus, dan Makmur terus berjuang untuk bertahan hidup sekaligus mencari cara keluar dari desa tersebut.

‎Jika dilihat dari segi naskah, film Warung Pocong sebenarnya memiliki formula sederhana. Namun, yang membuatnya menarik ialah improvisasi dari para aktornya. Banyak momen terasa begitu spontan. Dialog mereka seperti percakapan nyata di tongkrongan yang kemudian berubah menjadi kekacauan yang lucu.

‎Meski bukan film dengan visual megah, film Warung Pocong cukup berhasil menciptakan atmosfer yang hidup dan relevan. Hanya saja, beberapa bagian sinematografinya masih terasa butuh perhatian lebih, terutama pada adegan malam hari yang agak gelap dan kurang tajam. 

‎Meski begitu, film Warung Pocong tetaplah sebuah komedi segar yang berhasil memadukan absurditas, kritik sosial, dan improvisasi organik dalam satu sajian ringan. Tak perlu berharap plot yang rumit, cukup nikmati kekonyolan para karakternya yang dengan jujur mencerminkan kehidupan banyak orang yang rela melakukan apa saja demi uang.

‎So, jika sobat nonton menggemari film-film horor komedi seperti Agak Laen atau Pesugihan Sate Gagak, maka film ini juga wajib untuk kalian tonton. Bukan hanya lucu, tapi juga karena film ini memiliki hati dan kejujuran dalam komedi dan cara bertuturnya.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

NOW PLAYING

Project Hail Mary 2026
David
Yohanna
The Kings Warden

COMING SOON

The Bad Guys 2
Minions & Monsters
Our Son
The Batman Part II