Loading your location

Review Motor City: Tontonan Memuaskan bagi Pencinta Film Aksi

By Ekowi26 Agustus 2026

Film action terbaru bertajuk Motor City siap menyapa sobat nonton mulai Rabu pekan ini. Dibintangi Alan Ritchson sebagai pemeran utama, Motor City akan menghadirkan kisah balas dendam penuh aksi brutal yang berlatar Detroit pada era 1970-an dengan nuansa kriminal klasik yang kental.

Motor City akan mengisahkan John Miller (Alan Ritchson), seorang veteran perang yang berusaha memulai hidup baru setelah kembali ke kampung halamannya. Hidupnya berubah drastis ketika ia jatuh cinta kepada Sophia (Shailene Woodley), wanita yang ternyata merupakan mantan kekasih bos kriminal berpengaruh bernama Reynolds (Ben Foster).

Cemburu dan tidak rela tempatnya digantikan, Reynolds merancang konspirasi jahat untuk menjebak John Miller dalam kasus narkoba hingga sang veteran dijebloskan ke dalam penjara selama bertahun-tahun. Usai menuntaskan masa hukuman dan kembali menghirup udara bebas, John Miller bertransformasi menjadi pribadi yang jauh lebih dingin, tangguh, dan tidak banyak bicara.

John pun memutuskan kembali ke Detroit untuk membalas dendam kepada orang-orang yang telah menghancurkan hidupnya. Perjalanannya bukan hanya untuk menuntaskan dendam, tetapi juga merebut kembali wanita yang ia cintai. Misi tersebut juga akan membawanya berhadapan dengan jaringan kriminal berbahaya yang menguasai jalanan kota.

Bisa dibilang, Motor City adalah sebuah film yang mengusung pendekatan cukup unik dan berbeda dari kebanyakan film balas dendam lainnya. Di bawah arahan sutradara Potsy Ponciroli, Motor City memilih untuk mengurangi hampir seluruh elemen dialog dan lebih mengandalkan elemen aksinya. Sejatinya, plot dari film Motor City sendiri terbilang sangat sederhana. Tanpa banyak twist atau perkembangan cerita yang mengejutkan, film ini bergerak dari satu aksi ke aksi lainnya dengan fokus utama pada pertempuran brutal antara John Miller dengan para gangster.

Tidak ada perubahan besar dalam alur cerita atau karakter yang benar-benar mengubah dinamika film. Namun, meskipun plotnya tidak menawarkan kejutan, film ini tetap sukses membuat penulis merasa tegang berkat intesitas aksi yang disajikan oleh Potsy Ponciroli. Dibanding karya terdahulunya, aksi yang ia hadirkan kali ini terasa lebih realistis. Sang sutradara coba menghindari penggunaan efek visual dramatis. Hasilnya, setiap adegan perkelahian dan tembak-menembak terasa nyata, dan lebih menegangkan.

Visual film ini juga sangat mendukung atmosfer yang ingin dibangun. Warna-warna gelap dan kontras tinggi memberi nuansa suram yang pas dengan tema balas dendam yang diusung. Walaupun, terkadang, pencahayaan yang terlalu gelap ini sedikit mengurangi kenikmatan menonton, karena beberapa detail penting di layar menjadi sulit terlihat.

Selain itu, film ini juga memanfaatkan desain suara dan musik dengan sangat efektif guna menggantikan peran dialog. Mulai dari suara peluru yang berdesing, langkah kaki yang berat, deru napas, hingga keheningan yang mencekam, semuanya berperan besar dalam menciptakan suasana menegangkan yang terus meningkat di sepanjang filmnya.

Secara keseluruhan, Motor City mungkin akan menjadi tontonan memuaskan bagi sobat nonton pencinta film aksi. Dan bila sobat nonton masih ingat dengan sebuah film berjudul Silent Night karya sutradara John Woo yang dirilis pada tahun 2023 silam, maka bisa dibilang, Motor City adalah versi upgrade dalam hal form dan style dari film tersebut.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

NOW PLAYING

NIMRODS -  A GREEN DAY COMEDY
Perumahan Laddaland
Baby Udon
Operasi Pesta Copet

COMING SOON

Ramayana
The Brutalist
Honey Bunch
Song Sung Blue