Loading your location

Review Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan: Sajian Sureal yang Mudah Dicerna

By Ekowi17 Mei 2026

Perfilman tanah air kembali menghadirkan kisah keluarga yang menyentuh hati lewat Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan. Film ini akan membawa kisah emosional tentang hubungan ibu dan anak, kehilangan ingatan, hingga perjuangan mempertahankan keluarga di tengah situasi sulit.

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan akan berfokus pada kehidupan Kesha (Yasmin Napper), seorang mahasiswi tingkat akhir sekolah film yang sedang mengejar mimpi dan tugas akhirnya. Di tengah kesibukan kuliah, Kesha memiliki keluarga yang hangat dan harmonis. Sosok ibunya, Yuke Yolanda (Lulu Tobing), dikenal sebagai guru favorit di sekolah tempatnya mengajar.

Yuke bukan hanya dicintai murid-muridnya, tetapi juga sangat disayangi suami dan ketiga anaknya. Namun suasana rumah berubah drastis ketika Yuke mulai mengalami gangguan ingatan. Ia mulai lupa banyak hal sederhana hingga penting. Mulai dari lupa ulang tahun pernikahan, lupa jalan menuju sekolah, sampai perlahan melupakan detail tentang anak-anaknya sendiri.

Kondisi tersebut lantas membuat Kesha harus berada di titik paling sulit dalam hidupnya. Ia harus memilih antara mempertahankan impian dan masa depannya atau kembali pulang demi menjaga ibunya sebelum semuanya terlambat.

Apa yang akan sobat nonton dapatkan di film ini ialah sebuah sajian sureal namun gampang dicerna. Terkadang tampil bak horor, unik, tapi tetap substansial alias bukan hanya gimmick semata. Seiring bergulirnya penceritaan, sobat nonton akan memperoleh gambaran tentang kondisi alzheimer. Memori sang karakter utama akan saling tertukar, berserakan, seperti puzzle yang tersusun tidak pada tempatnya. Mudah dipahami, sebab naskahnya memegang prinsip penulisan penting. Prinsip mendasar yang kerap dilupakan: Show, don't tell.

Di kursi penyutradaraan, Kuntz Agus konsisten membawa filmnya tampil elegan, tanpa upaya mengeksploitasi ledakan-ledakan emosi demi membanjiri wajah penonton dengan air mata. Sang sineas menangani luapan rasa di film ini dengan prinsip "secukupnya". Penceritaannya pun rapi, dengan pacing yang terasa nyaman dan memudahkan sobat nonton tanpa sadar akan terhanyut di 1 jam 53 menit durasinya.

Walaupun, masih ada kesan bagian ending-nya seperti memaksakan diri menumpuk terlampau banyak konklusi, tapi itu cuma kekurangan sangat minor yang sudah dibayar lunas oleh kehebatan di momen pamungkasnya. Di situ, Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan kembali mengajak kita semua memahami kompleksitas manusia beserta perasaannya, yang tak semestinya dipaksa melangkah dengan buru-buru. 

Jika sobat nonton penasaran, jangan lupa menyaksikan film ini di bioskop-bioskop terdekat. Oh iya, jika dirasa film ini akan menimbulkan trigger yang berkelanjutan, maka jangan lupa untuk mengajak orang terdekat sobat nonton untuk ikut mendampingi, ya.

Sobat nonton, jangan lupa bagikan tulisan ini ya!

NOW PLAYING

TOP GUN: MAVERICK (RE-RELEASE)
Tunggu Aku Sukses Nanti
The Super Mario Galaxy Movie
Cyberbullying

COMING SOON

Wonder Woman 3
Mencadin 2: Tamu Mayit
Pressure
Shrek 5